Saturday, August 25, 2018

Perempuan dan Pengguna iOS Paling Royal Main Game

Judi Online Dota - Dunia gaming identik dengan dunia para pria. Salah satu alasanya merujuk pada data yang pernah ditelurkan Newzoo tahun lalu, dengan 52 persen gamer mobile adalah pria yang setidaknya bermain game satu kali dalam sebulan. 

Bandar Bola - Namun untuk urusan konversi pembelian dalam aplikasi atau in-app purchase (IAP), perempuan ternyata lebih mendominasi. Hasil ini ditemukan oleh firma pasar Liftoff. Menurut Liftoff, kaum hawa cenderung 79 persen lebih royal untuk melakukan IAP di game mobile dibanding pria. Hal yang sama terjadi pada pengguna iOS secara keseluruhan. Liftoff menyebut, gamer pengguna gadget Apple iOS lebih "enteng" melakukan pembelian dalam aplikasi, yakni sebesar 21 persen, dua kali lipat lebih banyak dibanding pengguna Android yang hanya 10,8 persen. 


Casino Online - Laporan berjudul "Liftoff 2018 Mobile Gaming Apps Report" tersebut mengumpulkan 46,7 impresi dan data lain sejak 1 Juni 2017 hingga 31 Mei 2018 dari 350 aplikasi. Penelitian ini fokus pada usaha akuisisi pelanggan setelah menginstal game mobile di perangkat, salah satunya adalah membeli konten dalam aplikasi. Dalam laporannya, sebesar 16,7 persen perempuan melakukan pembelian dalam aplikasi saat itu juga setelah menginstal aplikasi game mobile. Menurut Mark Ellis, CEO Liftoff, hasil ini menunjukkan jika kampanye yang menargetkan perempuan menjadi kunci pasar yang menguntungkan. Newzoo juga mengungkapkan jika sebanyak 60 persen wanita yang memainkan game mobile, merasa jika 30 persen dari game yang mereka mainkan memang dibuat khusus untuk mereka. 


Togel Online - Penemuan lain juga menyebut jika dari 100 game di Google Play, 44 persennya menampilkan ikon karakter pria dibanding wanita. "Wanita adalah audiens yang menguntungkan dan membutuhkan strategi berbeda untuk menargetkan perempuan. Mereka lebih menguntungkan dari segi kampanye cost per action (CPA)" jelas Ellis. CPA sendiri marak dilakukan dalam bisnis online. Sistem marketing ini akan memberikan kompensasi ketika pengguna melakukan sebuah tindakan seperti klik ke tautan terafiliasi, mengisi formulir khusus yang tersedia di aplikasi, mendapatkan quote, atau menyetujui masa percobaan gratis. Ellis sesumbar jika saat ini, game mobile memasuki era keemasan untuk marketingnya. Hal itu lantaran cost of acquiring (CAC) atau biaya yang dikeluarkan untuk menggaet konsumen melalui iklan tampak menurun, sementara tingkat CAC pada tindakan paska pemasangan aplikasi justru meningkat. Biaya iOS lebih mahal tapi lebih laris Kendati pengguna iOS lebih royal untuk melakukan pembelian dalam aplikasi, nyatanya biaya CAC per gamer iOS lebih mahal, yakni 11,08 dollar AS (sekitar Rp 163.000), dibanding Android yang harganya 6,37 dollar AS (sekitar Rp 93.000). Meski begitu, Liftoff mencatat kenaikan pengguna aktif harian dari platform Android sebanyak 1,5 juta. 


Pengguna Android juga terlihat lebih aktif untuk melakukan registrasi setelah mengunduh aplikasi game mobile di perangkat mereka, yakni sebesar 52 persen. Liftoff mencatat pertumbuhan pengguna iOS dalam hal tersebut hanya mencapai 43,6 persen. Secara total, tingkat install-to-purchase dari semua pelanggan game mobile naik 67 persen dari tahun lalu, menjadi 13,4 persen saat ini. Secara geografis, Liftoff mengatakan bahwa tingat IAP di wlayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) naik dengan biaya per instalasi sebesar 2,63 dollar AS (sekitar Rp 38,500). Sementara di Amerika Utara 4,66 dollar AS (sekitar Rp 68.000) dan Asia Pasifik 2,62 dollar AS. Firma tersebut juga mencatat Rusia masuk ke lima besar pasar aplikasi terbesar dunia berkat mobile gaming yang semakin digandrungi di negara itu.Saat masa-masa liburan mulai habis, banyak pengguna mencari alternatif hiburan berupa aplikasi game. Pasca liburan, CAC pembelian dalam aplikasi bisa mencapai angka 18,13 dollar AS (sekitar Rp 265.000), yang menjadikannya harga paling tinggi sepanjang tahun.

Baterai Ponsel Anti-Meledak Terinspirasi dari Eksperimen Sains Anak

Judi Online Dota - Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, cukup banyak kasus ponsel meledak yang bersumber dari baterai lithium-ion. Penyebab utama biasanya terjadi karena aktivitas kimia dalam baterai yang tidak sempurna, sehingga menimbulkan kefatalan. Melihat rentetan kejadian ponsel meledak akibat baterai, sekelompok peneliti mengembangkan cara untuk mencegah kejadian ini berulang. Mereka membuat baterai yang lebih aman menggunakan elektrolit padat yang anti-terbakar.


Bandar Bola - Namun, solid-state baterai ini masih butuh penyempurnaan. "Dalam baterai lithium-ion, potongan plastik yang tipis memisahkan dua elektrode. Jika baterai rusak dan luaran plastik gagal, elektrode bisa bersentuhan dan menyebabkan cairan elektrode memicu api," terang salah satu peneliti, Gabriel Veith, Ph.D. Selagi masih dalam penyempurnaan, Veith mengatakan jika timnya membuat alternatif dengan mencampur sebuah zat aditif ke elektrolit konvensional untuk membuat elektrolit yang lebih tahan benturan. Ketika terbentur, elektrolit itu akan memadat dan mencegah elektrode bergesekan ketika baterai rusak saat terjatuh.


Casino Online - Jika elektrode tidak saling bergesekan, maka tidak akan ada percikan api. Uniknya, penemuan Veith ini terinspirasi saat ia bermain bersama anaknya. Kala itu mereka sedang bermain sebuah eksperimen sains populer yang umum disebut "oobleck". Oobleck hanya membutuhkan dua bahan yakni tepung kaji atau maizena dan air. Kedua bahan itu lalu dicampur dalam takaran tertentu. Campuran tersebut akan berubah sesuai tingkat kekentalannya (viskositas) dari padat ke cair atau sebaliknya, tergantung tekanan yang diberikan. "Jika Anda menaruh campuran itu ke penggorengan, zat itu akan bergerak seperti benda cair sampai anda memberikan tekanan, dan (setelah memberi tekanan) benda itu akan memadat," jelas Veith. Ia melanjutkan setelah tekanan hilang, maka cairan akan kembali mencair seperti sedia kala. Dari sini lah Veith mulai menyadari jika cara itu bisa diaplikasikan ke komponen baterai untuk membuatnya lebih aman. Namun karakter zat tersebut tergantung dari koloid yang dicampurkan, yakni suspensi yang kecil dan partikel padat dalam cairan.


Togel Online - Dalam implementasinya ke baterai, Vaith mengganti bahan kanji menjadi silika tersuspensi di dalam cairan elektrolit. Dampaknya, cairan silika akan berkumpul dan memblok aliran cairan dan ion. Peneliti menggunakan partikel silika berdiameter 200 nanomater. "Jika Anda memiliki ukuran partikel berukuran sama, partikel akan menyebar secara homogen dalam elektrolit, dan itu bisa bekerja dengan baik," papar Veith. Sebaliknya, jika ukurannya tidak seragam, maka cairan menjadi kurang kental pada benturan dan hasilnya justru akan buruk. Selain Veith, beberapa peneliti juga pernah mengembangkan baterai yang lebih aman menggunakan silica fume (SF) yang terdiri dari partikel silika kecil yang teracak. Ada pula kelompok peneliti yang menemukan teknologi silika batang, namun Veith menduga partikel silika berukuran kecil lebih mudah dibuat dan memiliki respon lebih cepat serta lebih banyak memiliki daya henti terhadap benturan dibanding silica fume.

Sangat Populer, PUBG dan Fortnite Kok Tidak Jadi Cabor Asian Games 2018?


Judi Online Dota - Ada enam game e-sport yang dipertandingkan sebagai cabang olahraga eksibisi dalam Asian Games 2018 di Indonesia. Keenam permainan virtual tersebut dipilih berdasarkan popularitas dan besarnya umlah pemain khususnya di wilayah Asia. Keenam permainan tersebut memiliki genre yang berbeda-beda, mulai dari MOBA 5x5 sampai sepak bola. Lantas mengapa genre battle-royale yang tengah naik daun tidak bisa masuk dalam kategori e-sport? Padahal jika ditilik dari jumlah pemain dan popularitas, dua game battle-royale, yakni PUBG dan Fortnite punya basis yang luar biasa besar. 


Bandar Bola - Menurut Eddy Lim, Ketua Asosiasi E-sport Indonesia, untuk mengategorikan sebuah permainan menjadi e-sport butuh beberapa pertimbangan selain popularitas dan jumlah pemain. Faktor utamanya menurut Eddy adalah harus ada aturan main yang jelas dalam sebuah pertandingan e-sport. Sedangkan asosiasi e-sport internasional belum menemukan formula aturan yang tepat untuk PUBG dan Fortnite. Selain itu menurut Eddy, agar masuk dalam kategori e-sport, permainan tersebut harus enak untuk disaksikan. Ia mengatakan untuk genre battle-royale ini masih belum ditemukan angle seperti apa yang bisa membuat penonton nyaman untuk menyaksikan pertandingan tersebut. 


Casino Online - "Kalau kamu main battle royale, pilihannya mau jadi Rambo yang cepet mati atau sembunyi? Bayangkan jika hadiah turnamennya jutaan dollar, pasti tidak ada pemain yang berani keluar setelah mendarat di area. Semua akan diam saja," ungkap Eddy. Masuk akal memang. Pasalnya dalam sebuah permainan battle royale, pemenangnya adalah siapa yang mampu bertahan sampai akhir. Untuk bertahan inilah para pemain diharuskan saling menghabisi satu sama lain dengan menggunakan senjata. 


Togel Online - Sehingga, ada kemungkinan para pemain malah "mencari aman" dan saling bersembunyi sampai waktu permainan habis. Namun menurut Eddy, faktor yang paling berpengaruh adalah genre battle royale ini masih dikategorikan sebagai permainan yang mengandung kekerasan. Inilah yang membuat PUBG dan Fortnite belum bisa dikategorikan sebagai e-sport. Kendati demikian, Eddy mengatakan tetap ada wacana agar game battle royale dapat dikategorikan sebagai e-sport. Tapi masih perlu waktu untuk merumuskan semua permasalahan mulai dari aturan main hingga masalah gameplay yang masih dianggap sebagai kekerasan. "Sekarang masih kontroversi memang yang tembak-tembakan itu," kata Eddy.

Galaxy J2 Core, Android Go Pertama Samsung Resmi Dirilis


Judi Online Dota - Samsung resmi mengumumkan smartphone Android Go pertamanya, Galaxy J2 Core. Versi Android Go yang dipilih adalah Android 8.1 Oreo, bukan Android 9 Pie Go yang juga dirilis beberapa waktu lalu. Belum diketahui apakah model ini kompatibel untuk di-upgrade ke versi Android 9 Pie Go atau tidak. 


Bandar Bola - Seperti bocoran yang beredar sebelumnya, Galaxy J2 Core tidak sepenuhnya menggunakan Android murni, layaknya ponsel Android Go lain. Samsung masih mempertahankan beberapa ciri khasnya dengan melapisi antarmuka Samsung Experience. Mengingat kapasitas RAM nya yang minim, Samsung memasang beberapa aplikasi ringan. Di antaranya Google Go, Assistant Go, Gmail Go, Maps Go, dan YouTube Go. 


Casino Online - Papan ketiknya juga menggunakan keyboard besutan Google, Gboard serta peramban Chrome dan Google Play. Galaxy J2 Core memiliki layar LCD berbentang 5 inci dengan resolusi 540 x 960 piksel. Di bagian depan tersemat kamera tunggal dengan resolusi 5 megapiksel dengan bukaan f/2.2. Bagian punggung terpatri kamera dengan konfigurasi 8 megapiksel dengan aperture f/2.2. Diotaki chip Exynos 7570 yang dipadankan dengan RAM 1 GB dan media internal 8 GB. 


Togel Online - Di dalam perangkat terbenam baterai berkapasitas 2.600 mAh. Galaxy J2 Core akan mendarat pertama kali di India dan Malaysia yang akan dijanjikan menyebar ke negara lain dalam beberapa waktu ke depan. Dilansir KompasTekno dari The Verge, Sabtu (25/8/2018), Samsung belum memberikan detail harga resmi untuk Galaxy J2 Core. Namun, media teknologi Malaysia menyebut jika Galaxy J2 Core akan dijual pekan ini dengan harga 379 ringgit atau sekitar Rp 1,3 jutaan di Negeri Jiran.

350 Juta Pengguna Diprediksi Bakal "Upgrade" ke iPhone 2018


Judi Online Dota - Di pengujung 2018, Apple dikabarkan bakal merilis tiga lini iPhone anyar. Masing-masing berukuran 5,8 inci, 6,5 inci dengan layar OLED, serta 6,1 inci dengan layar LCD. Menurut catatan firma penelitian GBH, lini-lini iPhone tersebut bakal kembali memicu daya beli masyarakat. Dalam 12 hingga 18 bulan sepanjang tahun keuangan 2019, GBH meramalkan 350 juta orang upgrade ke seri iPhone termutakhir.


Bandar Bola - Patokan tersebut terbilang ambisius, sebab target penjualan iPhone sepanjang 2018 saja berada di kisaran 220 juta unit. Tercapai atau tidaknya bisa dipastikan pada penutupan tahun keuangan Oktober mendatang. Menurut GBH, 2019 bakal jadi tahun kejayaan Apple dengan tingginya permintaan pasar atas iPhone baru. Hal tersebut dikarenakan penerus iPhone X dan iPhone 8 Plus digadang-gadang membawa inovasi yang signifikan, salah satunya modul kamera trio (triple-cam).


IPhone murah

Casino Online - Selain itu, dihadirkan pula varian iPhone murah, dengan layar LCD, untuk pasar kelas menengah. Dengan opsi versi iPhone yang lebih banyak, masyarakat bisa upgrade sesuai kebutuhan dan anggaran. “iPhone tahun ini bakal menarik dari segi harga dan fitur yang mengkatalisis pasar, sehingga masyarakat terdorong untuk upgrade selama tahun keuangan 2019,” kata analis GBH, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Minggu (26/8/2018), dari 9to5Mac. GBH memprediksi iPhone varian LCD akan lebih lambat hadir di pasaran. 


Togel Online - Jika dua saudaranya pada September, varian LCD bisa jadi tertunda sekitar dua bulan setelahnya. Varian LCD ini yang disebut-sebut bakal dibanderol murah, yakni di kisaran 700 dollar AS (Rp 9,5 jutaan) dengan layar lumayan jumbo. Untuk varian ini saja, pengapalan unitnya diprediksi mencapai 105 hingga 115 juta unit selama tahun keuangan 2019. Benar atau tidaknya ramalan ini, kita tunggu saja hingga iPhone teranyar dirilis dan bagaimana pasar menyambutnya.